Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Monday, June 20, 2011

Mindset for Health


Siapa sih yang tak kenal Ade Rai? itu lho sang binaraga sekaligus selebritis yang sering muncul di TV, hehe. Lelaki berdarah Bali ini sebenarnya lulusan sarjana Fisip Unversitas Indonesia dan seorang mantan atlet bulutangkis. Kecintaannya di dunia binaraga serta prestasi-prestasi yang pernah diraihnya menjadikannya sebagai icon di dunia kebugaran. Ade rai kini mendirikan tempat gym, fitness dan klub-klub kebugaran. Dia juga terkadang menulis artikel yang berkaitan dengan gaya hidup sehat dan tips pembentukan tubuh. Berikut salah satu artikel beliau yang saya anggap menarik, semoga dapat kita ambil manfaatnya bersama....

***

Untuk memiliki tubuh yang sehat, adalah MUTLAK untuk mengawalinya dengan 
PIKIRAN / MINDSET yang sehat.

Adalah pikiran / mindset yang lemah apabila kita berpikir:
- Saya mau langsing tapi tidak mau olahraga / diet.
- Maunya dapat hasil yang cepat / instan saja, biar olahraganya enggak perlu lama-lama.
- Waduh! Nawar deh...boleh enggak olahraga saja tapi enggak diet?
- Hasilnya bisa berapa lama kelihatan? Soalnya saya enggak mau berkorban lama-lama.

Mindset
seperti ini dijamin hanya akan menghasilkan kegagalan dalam setiap upaya hidup sehat yang kita jalani.

Pada akhirnya semua kembali ke diri sendiri. Sudah ada komitmen untuk olahraga dan atur makan belum? Intinya, untuk sukses, selain kerja keras dan smart juga mutlak hapus yang namanya 3 permainan kegagalan: blame, complaint, justify:

BLAME
- Saya gemuk karena faktor keturunan dari orangtua.
- Teman saya sih, selalu ngajak makan di luar!
- Sayanya diledek terus kalau olahraga / pilih makan diet, katanya mau jadi 'mbeeekkkk'.
- Istri / suami saya enggak kasih.

COMPLAINT
- Olahraga buat apa? Saya sudah capek kerja, masih dipaksa olahraga...
- Saya enggak ada waktu, saya sibuk sekali...begitu selesai kerja sudah lelah dan maunya pulang.
- Saya sudah lama tidak olahraga, nanti olahraga malah bikin badan saya sakit.
- Halah! Orang di pusat kebugaran kan badannya sudah bagus, nanti saya olahraga malah diketawain.

JUSTIFY:
- Maklumlah saya gemuk karena di depan rumah saya banyak rumah makan & tukang jual makanan yang enak-enak.
- Yaa...namanya sudah berkeluarga, ngapain olahraga dan diet? Punya badan bagus, mau buat apa?
- Ngapain langsing, orang harus bisa terima saya apa adanya dong! Gemuk begini, saya orangnya baik! 

***
Kesehatan pada dasarnya adalah salah satu hal paling individu yang kita miliki. Saat sakit, orang lain suka mencibir melihat penderitaan kita,"Kok gitu saja enggak kuat?" Jawaban kita hampir selalu, "Kamu enggak tahu sih, rasa sakitnya seperti apa."


Analogi di atas begitu jelas menggambarkan bahwa menderitanya sakit, nikmatnya sehat adalah diri kita sendiri yang merasakan. Dari analogi tersebut, kita bisa menarik berbagai sudut pandang menarik yang menjadi landasan mindset kesehatan yang lebih positif dan bijak.

1. Bahwa kita sendirilah yang bertanggung jawab atas hasil yang terjadi pada tubuh kita. Tidak ada seoran gpun yang memaksa kita membeli makanan yang mengganggu kesehatan dan penampilan, tidak ada juga seorang pun yang menodongkan pistol ke kepala kita memaksa kita untuk tidak berolahraga.

2. Bahwa tubuh kita adalah rumah untuk jiwa (spirit). Jiwa, adalah suatu entitas yang suci, murni, indah, dan surgawi. Kebiasaan memasukkan makanan, minuman, obat-obatan, dan produk yang memundurkan kondisi 'rumah' ini adalah bertentangan bagi jiwa. Jadi adalah lumrah apabila meskipun usia 'rumah' masih baru, tetapi jiwa tidak ingin lama-lama menempati 'rumah' yang kotor, beracun, dan usang tersebut.

3. Bahwa kebiasaan-kebiasaan yang meningkatkan taraf kesehatan, yang membangun 'rumah' kokoh dan bertahan lama untuk jiwa ini TIDAK DAPAT DIWAKILKAN OLEH SIAPAPUN. Kita yang melakukan, kita yang dapatkan manfaatnya. Kita yang tidak melakukan, kita dan orang-orang yang kita kasihi yang terkena dampaknya.

4. Bahwa kesehatan adalah salah satu prioritas terpenting dalam hidup, jauh di atas kekayaan, pendidikan, dan karier. Tanpanya, semua yang selama ini kita jadikan alasan untuk tidak berolahraga teratur, tidak makan teratur, tidak istirahat teratur ... tidak akan ada artinya.

"Waktu muda, kita buang kesehatan kita demi harta. Pada akhirnya, bahkan sebelum kita tua, kita harus membuang semua harta, merampasnya dari orang-orang yang kita sayangi, untuk mendapatkan kembali kesehatan yang sudah jauh meninggalkan kita."

"Waktu muda, kita jaga kesehatan kita agar bisa mengumpulkan harta. Pada akhirnya, kita bisa hidup panjang menikmati dan membagikan harta yang sudah terkumpul dengan orang yang kita kasihi."

***
Cara membangun kebiasaan-kebiasaan baru yang membuat kita bisa menjalankan gaya hidup ini dengan hasil yang lebih baik dan konsisten :

1. Yakini bahwa kebiasaan berbeda yang baru PASTI membawa hasil yang berbeda yang baru.
Apabila kebiasaan2 baru itu dirasakan sulit, itu karena kita memilih untuk fokus pada sulitnya kebiasaan tersebut. Arahkan fokus pada nikmatnya hasil yang diraih.

2. Kebiasaan-kebiasaan sehat ini adalah untuk dijalankan seumur hidup.
Nikmatilah setiap prosesnya. Yakinlah bahwa perubahan ini bukan pengorbanan, tetapi kemenangan. Justru dengan terus-menerus berkutat dalam perangkap kenikmatan nafsu makan dan menganggap perubahan sebagai pengorbananlah yang akan membawa kita ke pengorbanan terbesar, yaitu kualitas hidup yang buruk, kuantitas hidup yang lebih pendek, kematian yang lambat penuh penderitaan, dan duka bagi orang-orang yang kita kasihi.

3. Just do it, NOW!
Hilangkan pikiran-pikiran negatif seperti komplain, pembenaran, penudingan. Semua itu hanya akan membuat diri kita 'menerima diri kita apa adanya' sehingga muncul alasan-alasan kuat mengapa kita tidak perlu melakukan perubahan ke hidup yang lebih sehat. Memikirkan hal-hal negatif dan pembuatan alasan-alasan tersebut dijamin lebih melelahkan daripada melakukan apa yang bisa dilakukan saat ini juga. Ada pepatah mengatakan, "The hardest part is usually thinking about it. Stop thinking and start doing!"

"Hanya melalui aksi, muncul kebiasaan. Hanya melalui kebiasaan, muncul kemahiran-keluarbiasaan-kedahsyatan."

Lakukan 4 langkah berikut:
1. Berhentilah dari merokok, tidur tidak teratur, konsumsi alkohol, dan atau narkoba.
2. Kurangi / batasi: minyak, gorengan, lemak, santan, gula pasir, tepung, nasi, kentang, mie, bihun, kwetiauw, ketan.
3. Makanlah lebih banyak sayur dan protein, juga buah.
4. Tata kembali hidup dengan PERSIAPAN. Success loves preparation.

Stay strong & healthy!
Ade Rai

Sumber : www.andiewongso.com 


Wednesday, June 8, 2011

Tips Memilih Cuka Apel


Hai All...

Tulisan ini melanjutkan tulisan saya sebelumnya : Apple Cider Vinegar For Your Beauty

Langsung aja ya...
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan membeli cuka apel, diantaranya yaitu :

1. Harus berwarna keruh kecoklatan.
Hal ini menunjukkan cuka apel benar-benar terbuat dari buah apel murni yang matang pohon. Kematangan apel ini sangat berpengaruh terhadap manfaat dan kekhasiatan dari cuka apel itu sendiri. Jadi jika Anda beroleh cuka apel yang bening, itu berarti kandungan apelnya sedikit dan manfaatnya pun bisa dibilang hampir tidak ada.

2. Harus memiliki aroma khas apel dan berbau seperti tape.
Menunjukkan proses fermentasi berjalan secara alami, yaitu kurang lebih 35 hari. Jika Anda menemui cuka apel yang berbau pecing, agak busuk atau aroma apelnya kurang terasa, itu berarti proses fermentasi yang terjadi kurang sempurna.

3. Harus memiliki endapan dibawah botol.
Endapan atau “mother” ini mutlak harus ada. Karena ini adalah biang cuka apel. Disinilah banyak terkandung unsur sehat yang sangat bermanfaat untuk menggempur berbagai penyakit. Jika endapan ini tidak ada, maka cuka apel ini pantas dipertanyakan.

4. Bersifat pekat dan tidak bisa diminum langsung.
Jadi, cara minumnya harus diencerkan dulu dengan air matang. Cuka apel yang siap saji boleh dikonsumsi, tapi tentu berbeda manfaatnya dengan yang murni.

5. Sebaiknya menggunakan cuka apel organic.
Cuka apel pada umumnya di buat dari bahan baku yang pengolahan perkebunnya banyak menggunakan bahan kimia ( pestisida dll ). Meskipun dalam penggunaannya relatif sedikit namun akan memberikan efek jangka panjang.

Jadi, teliti sembelum membeli ya!

Sumber 1 | 2

Sadar Gigi



Alhamdulillah, akhirnya dua buah gigi saya sudah selesai ditambal. Sebenarnya sih sudah seminggu yang lalu saya merasa tambalan gigi geraham kiri dan kanan bawah saya mulai keropos. Berhubung karena parno jika nantinya bisa menjadi semakin parah maka saya putuskan untuk bersegera ke dokter gigi. Sayangnya minggu lalu kalender banyak merah alias long wiken, jadinya ya saya baru sempat pergi ke dentist kemarin dan hari ini.

Lega rasanya gigi berlubang ini sudah sehat kembali. Syukurlah tingkat keparahannya juga belum besar, jadi penangannya bisa lebih mudah dan cepat. Kondisi gigi juga masih bersih karena belum ada karang gigi yang perlu dibersihkan. Padahal ini sudah enam bulan. Alhamdulillah...

Hmm, ternyata benar apa kata dokter gigi bahwa sebaiknya memang kita kontrol gigi enam bulan sekali ke rumah sakit, gosok gigi siang malam, menggunakan obat kumur dan dental floss secara teratur. Alhasil, selama ini saya hampir tidak pernah tuh terkena masalah gigi yang serius sampai mengharuskan gigi untuk cabut (duh, membayangkannya saja takut) kecuali ketika gigi dewasa muncul dan menimbulkan rasa sakit seperti yang hampir dialami semua orang.

Sekilas masalah gigi memang terlihat kecil, tapi jika sudah sakit... beuhh.. bisa-bisa dapat mengganggu aktivitas, menimbulkan demam membuat kita lebih emosional dan sebagainya. Tapi bagaimanapun itu lebih sakit yang namanya sakit hati sih, hehehe. Jadi kalo sudah tau bagaimana rasanya sakit hati gigi dan bagaimana tidak nyamannya ketika gigi dicabut, yuk kita sama-sama jaga kesehatan gigi kita dan yang paling penting jangan lupa pergi ke dokter gigi enam bulan sekali plus tidak menunda untuk pergi ke dokter ketika kita mengalami masalah gigi.

Kontrol rutin setiap setahun dua kali ini berfungsi untuk melihat apakah kondisi gigi kita sehat atau tidak. Jadi dengan itu kita tahu apakah ada gigi kita yang berlubang, karang gigi yang perlu dibersihkan, ataupun kelainan lain pada gigi. Semakin dini kita tahu, semakin lebih mudah pula lho masalah gigi bisa ditangani, karena jangan sampai kita baru pergi ke dokter gigi setelah gigi kita rusak parah, misalnya lubang pada gigi sudah terlalu dalam atau karang gigi yang sudah membatu, hiiiii...

Ngomong-ngomong masalah pergi ke dokter gigi, sebenarnya kesadaran untuk itu baru muncul ketika saya kuliah. Dari dulu keluarga saya tidak punya budaya untuk membiasakan diri ke dokter gigi. dan sebelumnya saya pergi ke dokter gigi hanya ketika gigi dicabut dan ditambal, sangat jarang pokoknya. \

Ketika pertama kali pergi ke dokter, niat awalnya sih iseng karena saya penasaran tentang promosi kesehatan yang ada selama ini yaitu "jangan lupa pergi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali". Iklan yang sering muncul bikin saya bertanya-tanya, "Memangnya ngapain toh harus ke sana, emang mau diapain??". Akhirnya suatu saat, tepatnya di semester dua kuliah saya memutuskan untuk pergi ke sana sendirian untuk berkonsultasi ke DSKG (eh, bener gak ya tulisannya?).

Ternyata eh ternyata, kata beliau gigi saya baik-baik saja dan hanya perlu dibersihkan karang giginya. Akhirnya saat itu juga saya minta untuk langsung diberikan tindakan scalling dengan dokter muda alias ko-ass. Agak deg-degan juga sih ketika masuk ruangan praktek dan duduk di atas kursinya, hiii.
Waktu itu gigi saya dibersihkan secara manual, tanpa mesin, jadi ya rasanya seperti di congkel-congkel gitu deh. Berhubung gusi saya ini agak sensitif, jadinya ketika eksekusi lumayan tuh banyak darah bergumpalan keluar, qeqeqeqe. Seinget saya prosesnya berlangsung selama satu jam, sepertinya tergantung juga kondisi gigi masing-masing pasien sih. Ketika proses sudah selesai, hmmm... lega rasanya, gigi dan mulut terasa bersih. Saat itu saya jadi mikir, pergi ke dokter gigi ternyata rasanya kok ga jauh beda ya dengan pergi ke salon ya??, hihihi. Gimana enggak, pasien cuma disuruh duduk, dokter memberi tindakan dan pulang-pulang kita sudah dengan keadaan gigi yang bersih, cantik dan sehat :) .

Akhirnya setelah kejadian itu saya jadi ketagihan lho pergi ke dokter gigi meskipun belum enam bulan :p, sampe-sampe operatornya heran lha wong gigi saya ga ada karang gigi yang berarti untuk dibersihkan, tapi tetap ingin dibersihkan, hehe. Apalagi untuk tarif pelayanan di RSGM Prof.Soedomo (Milik UGM) cukup murah dan lebih murah lagi untuk mahasiswa UGM, hehe jadi ya selagi ada kesempatan sebaiknya fasilitas ini dimanfaatkan :D

Jadi, buat kalian yang masih malas pergi ke dokter gigi, anggap saja tuh pergi ke dokter gigi = NYALON :D

Monday, June 6, 2011

Senam yuk!!

Senang juga akhirnya bisa menemukan olahraga yang cocok buat saya. Tidak hanya membuat saya berhasil menurunkan berat badan, tapi senam juga sempat membuat saya ketagihan nih. Dulu saya melakukan olahraga ini hampir tiap hari , 5-6 kali seminggu karena memang semakin dilakukan semakin menyenangkan, apalagi jika sudah mulai lancar mengikuti gerakan instrukturnya, hihi. Kalo sekarang sih hanya 2-4 kali saja seminggunya, tapi kalo lama sudah ngga pergi ke tempat senam rasanya kangeeen banget pengen senam dan bergerak. Beda rasanya jika hanya dilakukan di rumah, kurang bersemangat…

Saya juga senang akhirnya bisa meracuni banyak teman saya untuk ikut olahraga ini, tapi ya pada akhirnya berguguran satu persatu, hehe. Jujur memang kadang ada perasaan malas juga untuk pergi berolahraga, harus menyiapkan banyak baranglah, jalan kakilah atau harus merelakan sedikit waktu yang kita miliki. Hmm.. tapi setelah diingat banyak manfaatnya jadi mengalahkan sedikit penyebab kemalasannya deh… 

Beberapa manfaat senam nih dari yang pernah saya baca :

1. Pembakaran kalori dan penurunan berat badan
khususnya pada gerakan senam aerobik dan low impact

2. Pembentukan tubuh dan kelenturan otot
biasanya pada senam body language (BL) karena memang gerakannya berfokus pada pengencangkan dan  pembentukan bagian tubuh tertentu

3. Jantung dan paru-paru menjadi lebih sehat
jantung kita dapat memompakan jumlah darah yang lebih banyak dan berdenyut lebih lambat. Paru-paru kita akan bertambah kapasitas pernapasannya, masuk dan keluar. Sementara mitokondria kita yakni komponen dari sel otot yang menyimpan oksigen dan mengeluarkan energi menjadi lebih besar dan banyak sehingga badan kita menjadi lebih efisien untuk membuang panas.

4. Badan menjadi segar
tidur menjadi lebih nyenyak, daya tahan tubuh meningkat, menghilangkan penat dan menimbulkan perasaan senang karena tubuh kita mengeluarkan hormon endorphin ketika kita berolahraga.

Manfaatnya masih banyak sekali sebenarnya dari berolahraga, cuman poin-poin di ataslah yang saya ingat dan saya rasakan. Selain itu, manfaat lain dari senam yang memotivasi saya ialah dapat membuat kita awet muda, karena seringkali saya menemukan instruktur dan mbak-mbak senam yang ternyata usianya lebih jauh dari saya dan sudah mempunyai anak tapi secara fisik masih terlihat segar dan muda. Bahkan ada seorang instruktur yang ternyata berusia 42 tahun saya kira masih 25-an tahun, hehe ajaib.

Selain itu, berikut tips nih dari saya agar senam bisa jadi olahraga yang menyenangkan :)

1. Pakailah sepatu olahraga yang nyaman untuk menghindari cedera.
kalo bisa sih memang sepatu yang khusus untuk senam/running.

2. Pakailah pakaian yang senyaman mungkin
menurut saya ini faktor terpenting untuk menentukan semangat atau tidaknya kita melakukan senam. Tak harus mahal, kalo bisa carilah pakaian yang membuat kita merasa pede dan cantik ;)

3. Instruktur
biasakan senam dengan mengikuti instruktur yang tetap karena akan memudahkan kita menghafal gerakan. Selain itu, jika gerakan instruktur terlalu rumit, cukup ikuti gerakan kaki dan tangannya saja. Jangan memaksakan diri untuk melakukan gerakan asal yang mungkin tidak ada manfaatnya atau bahkan dapat membuat kita cedera. Perhatikan juga kemiripan gerakan kita dengan instruktur dari kaca, jika kita susah mengikuti berulang kali (biasanya gerakan perut dan gerakan tari-tarian nih, hehe), di akhir sesi bisa menanyakan lebih lanjut ke instruktur caranya.

4. Bergaul
tentunya kita tau, kita tidak sendirian di tempat senam karena kegiatan ini dilakukan secara masal. Cobalah berkomunikasi dengan kanan kiri, berkenalan (tapi jangan sok kenal), lumayan juga kan kita jadi punya teman baru di komunitas baru. Setidaknya ini juga bisa membuat kita kangen untuk kembali datang berolahraga.

5. On time
datang tepat waktu juga penting nih atau setidaknya sepuluh menit sebelum kelas dimulai karena kita butuh persiapan untuk berganti baju, memasang sepatu dan sebagainya. Tak enak sekali rasanya jika terlambat kemudian buru-buru mengikuti gerasakan di tengah acara.

Banyak sekali ternyata manfaatnya ya jika kegiatan ini dilakukan dengan rutin dan benar…
Ini juga bisa menjadi salah satu ajang rekreasi lho karena dengan melakukannya kita bisa menjadi happy :)
Bagi yang sudah dan sedang melakukan, ayo senamnya dirutinkan  biar tubuh makin sehat dan bagi yang belum melakukan tidak ada salahnya lho mencoba dan belajar menikmatinya. 

Jadi ladies, senam yuk!!





Friday, May 27, 2011

Diet Versi Saya


Satu bulan terakhir ini banyak yang bilang saya makin kurusan. Hampir tiap kali ketemu orang mereka pasti berkomentar tentang postur tubuh saya yang makin kecil dan kurus, sebagian juga bilang langsing dan bagus.  Beberapa mbak-mbak instruktur senam juga bilang badan saya mengecil dari yang tadinya agak ndut, malah ada yang tanya saya ini berhasil karena minum suplemen apa, haha.

Iya sih, berat badan saya turun 7 kg dari yang tadinya 51 kg menjadi 44 kg, berat badan yang ideal untuk tubuh saya yang pendek, hehe. Tapi entah mengapa perubahan itu lebih cepat terlihat oleh orang lain daripada saya sendiri karena saya merasa hanya berat badan yang turun tanpa perubahan bentuk tubuh yang signifikan.

Tiga bulan sebelumnya saya memang sempat diet. Entahlah itu diet yang benar sesuai aturan kesehatan atau tidak. Tapi yang jelas saya mencari informasi terlebih dahulu dong bagaimana kiat-kiat penurunan berat badan yang baik. Alhasil akhirnya saya ubek-ubek deh forum healthy lifestyle di kaskus dan googling untuk tau informasi lebih banyaknya. Ternyata pusing dan mumet juga ya baca segambreng tips penurunan berat badan dan olahraga. Apalagi banyak istilah yang masih asing bagi saya karena memang saya bukan orang kesehatan.

Dari banyak informasi yang saya baca, tentunya tidak semua bisa saya tangkap dan saya aplikasikan, hehehehe intinya sih menurunkan berat badan ya dengan berolahraga dan mengatur asupan makanan. Selain itu ada juga sih yang menyarankan untuk minum suplemen, obat dan sebagainya, akan tetapi ini masih menjadi kontroversi, banyak pendapat dan amannya sih sebaiknya tidak usah dilakukan.

Untuk olahraga sendiri tentunya dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan masing-masing individu jenis olahraga yang dibutuhkan berbeda dengan yang lainnya. Misalnya untuk berat badan yang sangat berlebih tidak disarankan untuk melakukan olahraga yang berat karena dikhawatikan kaki tidak sanggup menopang berat tubuh. Selain itu, jika tujuannya juga untuk pembentukan badan dan otot, cardio saja tidak cukup dilakukan, tapi juga harus menggunakan latihan beban. Kira-kira seperti itulah sedikit informasinya, karena saya bukan orang ahli di bidang ini jadi untuk lebih lanjutnya bisa ditanyakan di forum ini. Lebih baiknya juga sih olahraga yang dilakukan adalah olahraga yang kita senangi agar dapat konsisten dalam pelaksanaannya.

Oia, ketinggalan, mengenai asupan makanan, sebaiknya untuk penurunan berat badan kita mengurangi konsumsi karbohidrat yang bahasa gampangnya nantinya dia akan menjadi gula dan jika berlebih akan disimpan dalam tubuh sebagai lemak. Karbohidrat di sini bukan hanya nasi lho, tapi juga tepung, mie, cemilan, biskuit, umbi-umbian dan sebagainya. Selain itu, makanan mengandung serat dan Low GI juga disarankan untuk dikonsumsi karena makanan seperti ini memiliki sifat yang lebih mengenyangkan dan tahan lama di perut, alias tidak mudah membuat kita merasa kelaparan seusai mengkonsumsinya.

Sebenarnya masih sangat banyak aturan yang diberlakukan untuk orang yang sedang dalam program ini, seperti mengurangi lemak, gula, minyak dan sebagainya. Tapi karena saking banyaknya aturan dan sempat membuat saya pusing karena bingung mana yang harus dijalani, akhirnya saya menggunakan beberapa saran saja yang saya anggap mudah untuk diaplikasikan yaitu berolahraga dan mengatur makanan, khususnya dengan mengurangi karbohidrat.

Olahraga pertama yang dulu pernah saya lakukan adalah jogging atau lari pagi. Dua minggu pertama saya sempat lari pagi dengan jarak 2 KM dan dilakukan dua kali dalam seminggu. Pada saat itu, saya merasa sangat malas jika harus pagi-pagi setelah sholat shubuh harus keluar kost kemudian jogging yang meskipun hanya tidak sampai satu jam dilakukan. Sebenarnya juga karena agak malu melakukan olahraga ini, bukannya ge-er, saya merasa saja setiap lekuk tubuh jadinya diperhatikan setiap orang yang lewat akibat keheranan mereka melihat cewek berkerudung dan menggunakan rok lari pagi. Yaa, mungkin itu hanya perasaan saya saja tapi pokoknya saya tetap tidak nyaman melakukan olahraga ini ditambah lagi saya orangnya mudah berkeringat, jadi agak risih dalam keadaan seperti itu harus menggunakan jilbab.

Lari pagi sepertinya bukanlah pilihan saya melakukan olahraga, padahal jelas ini adalah olahraga yang paling mudah, murah dan banyak manfaatnya. Setelah berfikir panjang, akhirnya saya mencoba alternatif olahraga lain yaitu senam. Senam khusus wanita yang sering diadakan di sanggar-sanggar biasanya ada dua jenis yaitu aerobik dan body language, ada juga body shape tapi agak jarang. Senam ini dilakukan dengan iringan musik dan seorang instruktur yang nanti akan kita ikuti gerakannya. Biasanya senam dilakukan selama kurang lebih satu jam dengan dua kali jeda istirahat.

Sebenarnya saya dulu pernah ikut kelas senam tapi hanya beberapa kali. Dulu sih merasa agak kurang nyaman, tepatnya tidak pede karena kurang lancar mengikuti gerakan instrukturnya yang kadang begitu cepat dan kurang pede juga karena banyak kumpulan orang berbody ideal berkumpul, hehe. Tapi ya akhirnya saya coba lagi olahraga ini di tempat gym lain dekat kos saya. Alhamdulillah, ternyata semakin lama berlatih gerakan saya semakin lancar dan saya semakin menikmati olahraga ini. Jadi ya, yang awalnya saya cuma berniat menurunkan berat badan akhirnya saya jadi menikmati olahraga ini deh karena memang manfaatnya dapat membuat pikiran saya lebih relaks dan pastinya terbukti bisa menurunkan berat badan enam kilogram dalam waktu 3-4 bulan, hehehehe

Tidak hanya berolahraga lho, saya juga sempat mengatur pola makan saya ketika program penurunan berat badan, hahaha sok banget ya, padahal hanya mengurangi porsi nasi putih ketika makan yang tadinya dua setengah kepal menjadi hanya satu kepal. Jangan salah, proses pengurangan porsi nasi itu agak berat lho bagi saya, jadi ya saya pelan-pelan menguranginya tidak langsung berubah drastis menjadi hanya satu kepal porsi makan nasi saja. Selain itu, saya juga mengusahakan untuk masak sendiri sehingga bisa mengatur seberapa sedikit minyak yang dikonsumsi dan memperbanyak sayuran. Kalo tidak sempat masak ya terpaksa harus membeli makanan tapi harus ingat porsi makan sesuai dengan kebutuhan kita.

Dan yang paling penting, kurangi cemilan kurang sehat dan perbanyak minum air putih!

Kalo diingat-ingat lucu juga gimana dulu saya berniat menurunkan berat badan sampai segitunya. Tapi proses itu sangat saya nikmati lho, tidak saya anggap sebagai beban karena bagi saya bisa menjadi kepuasan tersendiri jika saya bisa mentaati aturan yang telah saya buat. Jadi ya saya bisa cukup konsisten menjalankannya dan sampai sekarang saya tetap rutin berolahraga meskipun tidak sesering dulu. Porsi makan saya sekarangpun hampir sama seperti awal-awal diet nasi dan untungnya bukan porsi makan balas dendam, hehe.
Jadi kuncinya adalah nikmatilah setiap proses karena berolahraga dan mengontrol asupan makanan bukan hanya untuk menurunkan berat badan tapi juga untuk kebaikan atau kesehatan tubuh kita sendiri. Kalo saya bisa, kalian juga pasti bisa kan?? Jangan lupa juga untuk selalu mencari informasi tentang bagaimana cara diet yang sehat dan aman sesuai dengan kebutuhan. Semangaattt!