Showing posts with label My Life. Show all posts
Showing posts with label My Life. Show all posts

Wednesday, June 8, 2011

Kaskus, Saya dan Dunia Maya

Biasanya kalo berselancar di dunia maya seringnya saya browsing informasi atau blog walking. Agak jarang meluangkan banyak waktu buat buka facebook, chatting dan sejenisnya karena membuang waktu dan malas rasanya terlalu mengurusi kehidupan orang lain lewat dunia maya. Lebih afdhol rasanya kalo langsung berbincang atau bertatap muka.

Tapi dipikir-pikir lebih membuang waktu lagi sih kalo browsing informasinya seperti saya, hehe. Sedikit-sedikit kalo penasaran rasanya ingin segera menuntaskannya dengan mencari tau, gampangnya lewat internet atau googling. Kalopun tidak ada sesuatu yang dicari tau, biasanya saya suka mengamati diskusi para netter di forum-forum.

Senang rasanya bisa tau banyak karakteristik orang melalui internet, terlepas dari apakah itu karakter palsu atau tidak. Selama ini sih saya seringnya nongkrong di kaskus dan female daily. Kalo forum yang lain saya biasanya hanya numpang lewat, sesekali baca dan tidak merutinkan diri untuk mampir seperti di detik, kompasiana, forum ponsel, kapanlagi dan sebagainya.

Beda forum, beda juga tipe membernya. Kalo di kaskus membernya kebanyakan anak muda, tapi ada sebagian juga sih yang sudah tidak muda lagi, hehehe. Kaskus ini memang The Largest Indonesian Community deh, berbagai macem orang numplek di sana; laki, perempuan, tua, muda, miskin, kaya, hitam, putih (lha kok :D), akademisi, praktisi, dokter, pasien, pengangguran, enterpreneur, mahasiswa, polisi, arsitek, ibu rumah tangga, guru, olahragawan, gamer dan sebagainya dari sabang merauke banyak yang ngumpul di sana.

Saya jadi member kaskus terhitung resmi :p mulai 29 Oktober 2009 karena diperkenalkan oleh kakak. Awal-awal di sana seringnya cuma maen ke FJB buat hunting-hunting barang lucu atau survey harga handphone. Tapi lama-lama ternyata saya menemukan banyak forum yang bisa dijelajahi dan informatif di sana. Saking informatifnya, saya sempat addict untuk betah berlama-lama di depan layar hanya untuk ngaskus, jadi yaa.. banyak pekerjaan terabaikan akibat punya maenan baru :p. Kalo sekarang sih untungnya saya sudah mulai bisa mengendalikan diri untuk ngaskus hanya di saat-saat luang saja meskipun peraturan ini kadang saya langgar juga, hehe.
Sepertinya saya memang jatuh cinta dengan Kaskus, wkwkkwkw. Jangan diketawain ahh… habisnya bingung mau menamakannya dengan istilah apa. Apa coba istilah yang tepat untuk menggambarkan perasaan saya yang betah plus rela-rela dari pagi sampe sore (kadang malam) di depan layar cuma buat ngaskus selain kata ‘jatuh cinta’, hehe. Entahlah karena apa kok bisa segitunya, yaa salah satunya sih tadi karena saya merasa mendapat banyak informasi dari sana. Hmm… karena apa lagi ya??

(di pikir dulu nih..)

Saya rasa penyebab lainnya karena saya suka dengan selera humor orang-orang di sana. Saya sering ketawa geli aja kalo ngaskus, mungkin karena baca komentar ngaco dari membernya ataupun ada thread yang memang lucu bin kocak. Tapi ada juga sih sebagian orang yang ‘gaje’, suka caper dan ngajak ribut, errr. Jadi ya menurut saya kaskus itu menghibur. Selain itu di beberapa forum juga saya sering merasa cepat terbantu untuk mendapatkan informasi penting, seperti di sini, di sini dan di sini :D

Oia, satu lagi…
Banyak barang-barang unik lho di forum jual belinya, dan lagi kebanyakan harga barang di sana lebih murah dari yang di pasaran.

Lho, kok jadi cerita tentang kaskus ya??
Padahal tadinya saya ingin berbagi tips seputar manfaat cuka apel nih…

Yasudahlah ngepost baru lagi aja (:

Friday, May 27, 2011

Rantang dan Mangkok Ayam Jago

Kapan lalu sebelum ada acara keluarga di boyolali saya menitip pesan kepada ibu untuk dibelikan sesuatu. Kakak perempuan saya terheran-heran dengan permintaan saya kali ini, masa jauh-jauh dari Gresik cuma ingin dibelikan rantang, hehe. Tadinya sih saya cuma minta dibawakan rantang atau bahasa kerennya food carrier seadanya saja yang ada di rumah. Tapi karena ibu bingung mencari perkakas dapur di banyak lemari, jadilah saya dibelikan yang baru. Dasar ibu-ibu sukanya banyak mengkoleksi peralatan dapur , tapi seringnya yang dipakai hanya itu-ituuuu saja, bahkan sering tidak sadar jika pernah membeli alat rumah tangga tertentu.

my lovely food carrier ;)

Ngomong-ngomong kenapa harus rantang?? Kenapa bukan tupperware atau lunchbox dan sejenisnya?

Jadi ceritanya begini, suatu ketika saya pernah lihat di tv , entah program apa, intinya saat itu settingnya adalah pedesaan. Ketika seorang suami bekerja di sawah, si istri membawakan bekal untuk di makan ketika istirahat. Sebenarnya makanannya sih standar seperti nasi sayur telur tahu tempe, tapi entah kenapa sepertinya terlihat enak jika diletakkan di dalam rantang, hehe. Selain itu, pernah juga sekilas saya nonton cerita pagi di MNC TV. Ada suatu adegan di mana seorang tetangga memberi makanan ke tetangganya yang miskin. Lagi-lagi, makanannya diletakkan di rantang, entah kenapa jadi bikin saya ngilerr deh…

Saya juga bingung sih tentang keinginan saya yang satu itu, hehe. Saya pikir-pikir lagi mungkin ini semua karena rantang itu saya asosiasikan dengan kondisi yang menyenangkan seperti suasana pedesaan dan seolah-olah makanan yang berada di dalam rantang merupakan barang berharga yang harus disyukuri harena jumlahnya terbatas. Bebeda dengan makanan yang siap disajikan di atas meja yang jumlahnya terkadang lebih banyak dan berbeda dengan nasi yang dibungkus karena terlihat biasa jadi kurang nikmat.

Selain rantang, saya juga punya tempat makan favorit nih seperti yang sering kita temui di warung-warung mie atau soto. Taraaa…. This is it… Mangkok ayam jago…

ini beneran ayam jago kan ya? :p

Saya sengaja nih beli mangkok ini padahal sudah punya beberapa tempat makan lain di rak piring kost. Seingat saya sih harganya cuma Rp.4000an, tapi kenikmatan yang dirasakan ketika makan apapun di dalamnya melebihi harganya lho. Hehe, kalo yang ini sih karena saya heran tiap kali makan mie, soto dan sejenisnya di warung rasanya terlihat lebih enak jika disajikan di mangkok ini.

Alhasil karena penasaran jadilah saya membeli mangkok ini dan terbukti benar ternyata makan indomie jadi lebih enak jika disajikan di mangkok ayam jago. Pikir saya, magic juga nih mangkok… tapi, lagi-lagi ini cuma masalah sugesti karena mungkin saya merasa seakan-akan seperti beli makanan dari warung(yang saya rasa lebih enak) jika menggunakan mangkok ini. Padahal yah cuma masakan sendiri, hihiihi.

Tuesday, April 26, 2011

Galau : Mari Meredefinisikannya!

Memiliki pikiran dan perasaan yang kacau balau bukanlah keinginan setiap orang, kadang keadaan menggalau datang tidak terprediksi, dapat mengganggu aktivitas, memunculkan perasaan cemas yang tidak jelas bahkan terkadang membuat diri kita merasa tak berdaya.

Jika racun galau mulai muncul, rumus yang harus kita ingat untuk mengatasi permasalahan adalah dengan mencari penyebab dari masalah tersebut. Mungkin sebagian orang menganggap galau = bingung, yaitu perasaan dimana kita tidak faham dengan apa yang rasakan, tapi yang pasti kita faham betul dimana kita sedang berada di situasi yang sangat tidak nyaman dan menggelisahkan dan kita ingin keluar. 
Jadi, selain sadar diri bahwa galau merupakan perasaan yang tidak menyenangkan dan perlu penyelesaian, kita juga sebaiknya lebih mencari tau sebab dari kegalauan kita.

Beda individu, beda versi untuk mencari tau penyebab kegalauannya. Ada sebagian orang yang lebih senang menceritakan kegalauannya ke orang lain hingga dia dapat menjadi faham akan penyebab kegalauannya. Sebagian yang lain menuliskan kegalauannya, merenung, atau sekedar coret-coret di kertas me-list daftar penyebab galau. Apapun caranya, kita harus mendapatkan jawaban secara konkrit tentang penyebab kegalauan yang melanda, contohnya seperti karena hubungan yang kurang baik dengan teman, pekerjaan yang tidak selesai, perasaan minder di komunitas, sikap malas yang susah diubah, iri dengan prestasi teman dan sebagainya.

Coretan Kegalauan Saya :D


Bagi saya pribadi, dengan lebih mengetahui penyebab kegalauan yang saya alami, dapat menjadikan diri lebih tenang dari sebelumnya. Tidak hanya berhenti di situ, langkah penyelesaian masalah dari sebab kegalauan kita juga harus direncanakan dan dilaksanakan sekuat tenaga karena jika tidak kegalauan akan sering melanda. Jadi, selamat bergalau ria :D

Last but not least, kalo galau menurut versi saya yang lain merupakan alarm tubuh yang mengingatkan bahwa saya sedang futur atau memiliki iman yang sedang turun, kurang beribadah dan lalai dari mengingat Allah. Hmm… jadi teringat kalimat di buku doa dzikir Ustadz Yazid bahwa…

“Orang yang berdzikir kepada Allah, maka pelakunya akan merasa bahagia, begitu juga orang yang dekat dengannya. Tetapi orang yang lalai, dia akan senantiasa gundah, begitu pula orang yang dekat dengannya” 

“Orang yang lalai dari mengingat Allah akan dihantui kerisauan antara dirinya dengan Allah, yang tidak bisa dihilangkan kecuali dengan dzikir”

Who Am I ?




Perkenalkan,

Saya Dewi Putri Kurniasari. Biasa dipanggil Dewi atau Putri.
Lahir 13 Agustus di Gresik-Jawa Timur, anak ke empat dari lima bersaudara, dan saat ini masih mengerjakan skripsi dengan ketar-ketir di Fakultas Psikologi UGM. hihihi...

Pendidikan yang pernah dijalani sebelumnya; TK-SD di Kota Gresik; SMP di MTS PPMI Assalaam Surakarta; SMA di MAN Insan Cendekia Serpong; Kuliah di Jogja dan selanjutnya masih menjadi misteri.

Suka dengan warna ungu, takoyaki dan menyenangi pekerjaan pembantu rumah tangga seperti membersihkan kamar, mencuci baju, menyetrika, dsb. hehehe

Secara personal, saya punya sisi feminin lebih dominan dibanding maskulin, jadinya ya kurang berani  kurang suka dengan aktivitas fisik yang penuh tantangan, agak kurang dinamis, tapi hatinya lembut, sabar, mudah memaafkan dan setia (ehhmm)

Kata orang sih, saya ini orangnya keibuan, detail, rapi, moody, penakut, tidak bisa berpura-pura dan sulit dipengaruhi. Ketika pertama kali kenal, biasanya dianggap pendiam tapi ternyata aslinya gila :)

Ingin sekali nih bisa menjadi pribadi yang tulus dan menyenangkan…

Salam kenal ya semuanya :)

Akhirnya...


Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalaamualaykum & Hello!
Akhirnya…
Jadi juga bikin blog setelah melalui berbagai pertimbangan yang tak berujung.. haisssh.. intinya daripada kebanyakan mikir, lebih baik langsung dimulai saja.
Awalnya ragu untuk nge-blog karna merasa minder,  kurang berwawasan dan sebagainya, jadi ya seringnya  hanya membaca blog orang-orang atau menyimak thread di forum-forum saja…  
Tapi sekarang saya yakin, setiap orang itu unik dan punya gaya tersendiri dalam menulis. Mereka juga punya kisah hidup masing-masing yang bisa di share jika mau. 
Saya pribadi memilih menulis (menulis bebas) untuk meringankan sedikit beban kerja otak, karena akhir-akhir ini sering melamun dan berpikir keras tapi tak tertuangkan. Kalo sudah begitu jadi susah urusannya…  karna hanya membuang waktu, pusing sendiri tapi tak menghasilkan apa-apa. 

Lewat blog saya juga ingin belajar menuangkan ide, mengekspresikan diri, berbagi informasi dan juga mengabadikan momen tertentu di kehidupan saya pada tulisan. Jadi, semuanya tidak berlalu dan terlupakan begitu saja. 

Begitu saja deh intermezzonya... rasanya udah ga sabar corat-coret di sini, hihi...
I’m a beginner…
Mohon koreksinya ya karna memang baru belajar dan mau untuk terus belajar :)