Tuesday, April 26, 2011

Berteman dengan Ikan



Tepat dua minggu nih saya memelihara ikan, rasanya campur aduk, antara senang, sedih dan juga kerepotan. Senang karna ada mahkluk lucu yang bisa dipandangi ketika merasa suntuk seharian dan bisa diajak ngobrol, ataupun menjadi pendengar setia meskipun tidak terjadi dialog :D. Selain itu, sedih juga pernah saya rasakan ketika dua ikan kecil secara berurutan mati, rasanya seperti kehilangan teman  juga perasaan bersalah tidak bisa menjaga si kecil dengan baik, hiks…
Penyebab awal yang membuat saya memutuskan untuk memelihara ikan adalah karena merasa kesepian di keseharian, yah… namanya juga mahasiswa tingkat akhir, teman-teman satu persatu sudah pergi dari kampus, kegiatan cuma itu-itu aja, bosaann… Jadi ya ingin cari suasana lain dan teman baru.
Berhubung saya bukan tipe orang yang bisa terlalu cepat mengambil keputusan, jadi ketika ada keinginan memelihara ikanpun bukan berarti saat itu langsung pergi ke toko ikan, beli akuarium dan lainnya, karna jangan sampai yang tadinya tujuan memelihara ikan untuk mengusir stress justru malah nambah stress karna satu persatu ikan cepat mati akibat salah pemeliharaan, haghaghag. 


Sebelumnya, saya coba gugling dan browsing di kaskus tentang ikan-ikan apa saja yang mudah dipelihara dan murah. Ternyata setelah proses pencarian, ada beberapa daftar ikan air tawar dengan criteria yang saya inginkan. Ikan paling popular dan yang saya ingat sih cupang, koki, moli, guppy dan platy.
Ikan Guppy (pict taken from)


Ikan Platy (pict taken from)
Selain itu, ada beberapa informasi lain tambahan dari teman dan internet yang saya dapat tentang pemeliharaannya. Begini nih infonya…
Rumah baru bagi ikan
  • Akuarium dan aksesorisnya dibersihkan, ditata dan diisi air setengah bagian
  • Ikan yang masih berada di plastik yang terikat dimasukkan ke dalam akuarium. Tujuannya ialah untuk adaptasi suhu.
  • Setelah sekitar 5-10 menit, plastik dibuka dan air akuarium dimasukkan sedikit demi sedikit ke dalam plastik(tercampur dengan air di plastik), diamkan sebentar, kemudian ikan bisa dilepas perlahan ke akuarium bersama air dalam plastik. Usahakan ketika menuang air dalam akuarium kotoran tidak ikut masuk.
  • Total air sebaiknya maksimal sekitar ¾ dari bagian akuarium untuk menyisakan ruang udara (whaduh maap kalo salah istilah).

Kok ribet ya? Kenapa akuarium ga langsung diisi air aja trus ikan dari plastik dijaring dan dimasukkan langsung?
Inginnya sih juga begitu, no ribet, no repot. Tapi seperti kita, ikan juga butuh adaptasi untuk berada di lingkungan barunya, jika ikan langsung dipindahkan tanpa perlakuan diatas, bisa saja ikan shock dan stress karena perbedaan yang mungkin ekstrim dari tempat sebelumnya.

Pemeliharaan sehari-hari
  • Ikan diberi makan sesuai dengan kebutuhan 2-3 kali sehari. Idealnya pagi-siang-sore dan untuk malam tidak begitu diperlukan karna ikan kurang begitu aktif.
  • Jika akuarium tidak menggunakan filter, akuarium sebaiknya dibersihkan dan diganti airnya 1-2 hari sekali ketika keruh. Cara penggantian air yang sederhana adalah dengan memompa kotoran+air dari akuarium ke dalam ember(bisa dengan selang atau pompa khusus pembersih akuarium) dengan ditambah air yang baru, dilakukan beberapa kali sampai akuarium terlihat lebih jernih. Air bagi ikan ibarat udara bagi manusia, jadi usahakan menjaga air sampai tidak terlalu keruh.
  • Jangan lupa, minimal tiap bulannya, usahakan akuarium  dikuras agar lebih segar dan bersih.

Hmm, sekian informasinya…
Oia tambahan, ketika membeli ikan, jangan lupa menanyakan informasi lebih lanjut ke penjual tentang pemeliharaannya, seperti makanannya, obat ketika sakit, maksimal anggota(lha?) dalam akuarium dan sebagainya. Bisa juga menanyakan ke orang lain yang sudah berpengalaman di hobby ini… dan yang paling penting… jangan lupa sayangi ikan anda, berikan nama, perhatikan tumbuh kembangnya, sesekali ajak bicara dan jangan malas untuk merawat ya! Usahakan juga tumbuhkan keterikatan emosi diantara kalian agar ikan betah berlama-lama di akuarium milik anda.
Selamat mengikan! :p                 
Bersambung ke sini.

0 comments: