ckckck, kok mirip judul sinetron kejar tayang ya :p
Check it out!
Tulisan ini dibuat sekedar untuk iseng, tepatnya mengabadikan perasaan.
Semoga tidak mengandung unsur-unsur lebay :p
Haha, entahlah setan mana yang merasuki saya hingga akhirnya membuat coretan seperti ini. Brasa jadi ababil deh. Tapi terserahlah, toh tidak ada salahnya mengekspresikan perasaan :p
Sahabat.
Siapapun bisa secara pribadi mengartikan kata ini. Kebanyakan orang mengartikan sahabat adalah orang yang paling dekat dengan kita, orang yang paling mengerti kita, yang paling dapat kita percaya, orang yang paling membuat kita nyaman dan sebagainya dengan kata-kata ‘paling’ sebagai pengiringnya. Pernah ngga kamu bertemu dengan seorang teman, kemudian kalian berbincang tentang banyak hal hingga akhirnya kalian bingung kapan kalian akan dapat menghentikan pembicaraan?.
Jadi seolah-olah lidah kalian lincah menari dan tak dapat berhenti berbicara karena terlalu banyak hal yang menarik untuk dibicarakan. Entah itu dari hal sepele seperti harga bedak sampai hal-hal yang menyangkut antara hidup dan mati, hehehe
Meskipun tak di semua hal kamu menceritakan tentang kisahmu ataupun tak di semua sisi kalian cocok tapi yang jelas dia selalu menginginkan kebaikan bagimu, mengingatkan kesalahanmu, memaklumi kekuranganmu tapi juga mengakui kelebihanmu.
Kadang sahabat itu merupakan ikatan yang hanya disepakati salah satu pihak. Ada kalanya kita menganggap si X adalah sahabat atau teman yang paling dekat dengan kita, tapi belum tentu sebaliknya. Begitu juga dengan aku, entahlah kalian menganggap aku ini siapa, yang jelas aku merasa beruntung pernah mengenal kalian dan sering merasa tiba-tiba merasa bersemangat tanpa alasan setelah bertemu kalian.
Meskipun malu, tapi kuakui bahwa pernah diam-diam aku menangis karena sangat merindukan kalian.
Aku hanya manusia kerdil, Allah memberiku banyak kelebihan dan banyak pula kekurangan. Sering sekali aku ingin terbang bebas namun tak mampu karena sayapku lemah, tapi Dia memberiku kalian sebagai sayap-sayap tambahan yang berada di dekatku. Kalianlah yang pernah membantuku untuk tetap terbang ketika aku hampir terjatuh.
Sedih rasanya menyadari bahwa kini sayap-sayapku satu persatu mulai menghilang, bukan kalian yang menjauh tapi karena suatu keadaan yang mengharuskan demikian, yaitu kalian harus pergi untuk melalui fase dan tugas-tugas kehidupan kalian selanjutnya. Aku berharap kalian memiliki kehidupan yang lebih baik ya di tempat yang baru :) .
Kawan, sebelum Dia menggantimu dengan sahabat-sahabat yang baru dan sebelum sayapku benar-benar patah, dari hatiku yang terdalam ijinkan aku megatakan bahwa,
Aku menyayangi kalian…
Semoga sebuah pengakuan dari tulisan yang sederhana ini bisa membuat sayapku lebih kuat dari sebelumnya meski tanpa kehadiran kalian di sini dan semoga ini semua bisa menjadi bukti bahwa kalian pernah menjadi salah satu hal yang teindah dalam hidupku.
Terimakasih kalian telah banyak menginspirasiku, memberi masukan untuk kebaikanku, mengingatkan kesalahanku dan pernah mendengarkan keluh kesahku. Maafkan diriku yang mungkin sering menjadi seorang teman yang ‘durhaka’ dan belum bisa membuat kalian bangga memiliki teman seperti aku.
Meskipun secara fisik kita berjauhan, aku berharap hati tetap dekat karena pertemuan dalam doa-doa kita… Karena sampai kapanpun seorang wanita akan tetap membutuhkan teman wanitanya…
Aku berharap di kehidupan yang selanjutnya kita tidak saling melupakan satu sama lain, karena menjaga pertemanan lebih susah daripada mendapatkan teman-teman baru.
Betapa bahagianya jika suatu saat kita tetap berbincang, sekedar menanyakan kabar anak-anak kita, berbagi resep masakan, curhat tentang harga bahan makanan yang semakin melonjak, ataupun sekedar menyapa, memastikan salah satu dari kita masih dalam keadaan sehat.
Semoga kita diberi waktu dan usia untuk bertemu di kesempatan-kesempatan yang lain.
"Teman-teman akrab pada hari (kiamat) nanti sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa."(QS. Az Zukhruf : 67).
Dan semoga kita dipertemukan di surga-Nya kelak dan tidak menjadi musuh satu sama lain. Amien.
Ketika jari-jari ini menari di atas kibor…
Aku membayangkan wajah-wajah kalian dan hati ini menyimpan rindu yang dalam…
Sedang apapun kalian di sana, selamat beraktivitas ya!
Yogyakarta, 21 April 2011, di suatu sore yang damai.
With love,
Dari seorang teman yang kadang membuat kalian kesal.
Hmm, lega rasanya bisa ngungkapin perasaan ke orang-orang yang tersayang...
Lega rasanya bikin teman-teman saya tau kalo saya menyayangi mereka...


0 comments:
Post a Comment